KARAKTERISTIK EDIBLE FILM BERBAHAN SELULOSA KULIT SINGKONG DENGAN VARIASI PENAMBAHAN KITOSAN DAN GLISEROL
Keywords:
edible film, selulosa, kulit singkong, kitosan, plasticizerAbstract
Kulit singkong merupakan limbah hasil pengolahan pangan yang ketersediaanya semakin tinggi seiring meningkatnya konsumsi singkong. Kandungan selulosa yang tinggi pada kulit singkong dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku edible film, sehingga memberikan inovasi dalam pembungkus pangan sekaligus meningkatkan nilai guna kulit singkong. Edible film dibuat dengan mencampurkan selulosa, kitosan, dan gliserol. Edible Film yang terbuat dari bahan polisakarida ini bersifat rapuh dan dan tidak memilki fleksibilitas yang baik, sehingga ditambahkan plasticizer gliserol untuk memperbaiki sifat tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari edible film berbahan selulosa kulit singkong dengan variasi penambahan kitosan (0,5; 1; 1,5; 2; dan 2,5 % (b/v)) dan gliserol (1; 2; 3; 4; dan 5 % (v/v)). Edible film yang dihasilkan memiliki perbedaan karakteristik tergantung pada variasi konsentrasi kitosan dan gliserol. Komposisi terbaik dari penelitian ini diperoleh pada konsentrasi kitosan 1,5% (b/v) dan gliserol 1% (v/v) dengan karakteristik kuat tarik (tensile strength) 8,65 MPa, persen pemanjangan (elongation at break) 43,27%, ketebalan film 0,212 mm, dan laju transmisi uap air (Water Vapor Trasmision Rate/ WVTR) 36,50 g/m²/hari.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi "SainTek"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.